Surat Dokumen Kapal

Surat Dokumen Kapal


Surat Dokumen Kapal - Kontrol dokumen perizinan diatas kapal waktu tengah melaut, kerapkali jadi problematika untuk nelayan. Bahkan juga, hal itu kerap jadi ketakutan sendiri untuk nelayan saat mesti punyai urusan dengan petugas Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan serta Perikanan (PSDKP) , Polisi Air serta Tubuh Keamanan Laut (Bakamla) . Walau sebenarnya, seperti yang terdaftar dalam Pasal 86 Ketentuan Menteri Kelautan serta Perikanan Nomor 30 Th. 2012 mengenai Usaha Perikanan Tangkap di Lokasi Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia cuma tiga dokumen saja yang harus ada diatas kapal waktu melaut. Apa sajakah? Ini dia. 1. SIPI/SIKPI Asli Surat Izin Penangkapan Ikan atau SIPI adalah dokumen perizinan untuk lakukan penangkapan ikan. Sedang SIKPI adalah Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan yang disebut dokumen perizinan untuk lakukan pengangkutan ikan ke pelabuhan pangkalan. Ke-2 dokumen itu harus dipunyai kapal perikanan serta adalah sisi yg tidak terpisahkan dari Surat Izin Usaha Penangkapan Ikan (SIUP) serta berlaku sepanjang satu tahun. 2. Surat Laik Operasi (SLO) Asli SLO adalah surat info yang menyebutkan kalau kapal perikanan sudah penuhi kriteria administrasi serta kelayakan tehnis untuk lakukan aktivitas perikanan. Surat ini diterbitkan oleh Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP di pelabuhan pangkalan, pelabuhan berkunjung, pelabuhan muat atau pelabuhan bongkar sesuai sama SIPI atau SIKPI. SLO berlaku untuk satu kali trip operasional aktivitas perikanan. 3. Surat Kesepakatan Berlayar (SPB) Asli SPB yaitu dokumen negara yang di keluarkan oleh Syahbandar di pelabuhan perikanan pada tiap-tiap kapal perikanan yang bakal berlayar meninggalkan pelabuhan perikanan sesudah kapal perikanan penuhi kriteria kelaiklautan kapal, laik tangkap, serta laik taruh. SPB berlaku untuk satu kali trip operasional aktivitas perikanan. Ketiga hal itu kembali didengungkan oleh Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP) lewat Direktorat Ingindalian Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dalam aktivitas bertopik “Sinergi Pengawasan di Laut dalam Rangka Kontrol Dokumen Perizinan diatas Kapal Perikanan” di Bali (20/10) . Direktur Ingindalian Penangkapan Ikan, Saifuddin menyampaikan aktivitas kolaborasi itu melibatkan beragam pihak untuk menyamai persepsi serta penambahan hubungan kerja pengawasan di laut sesuai sama pekerjaan serta manfaatnya. “Adanya ketidaksamaan pandangan di banyak daerah mengatakan ada yang perlu membawa SIUP serta buku kapal asli, walau sebenarnya dokumen itu harusnya disimpan tak perlu dibawa. Yang dibawa melaut cukup tiga saja, SIPI/SIKPI, SLO serta SPB, ” tegasnya. Ada dalam aktivitas itu Panglima Komando Armada Lokasi Timur-TNI AL AL, Polair POLDA, Satker PSDKP, Kemenko Maritim, Bakamla, Dinas Kelautan serta Perikanan Propinsi, petugas Service Terpadu Satu Pintu Propinsi, Ditjen Perhubungan Laut, Dit Surveilans serta Karantina Kesehatan, Kemenkes serta Satgas 115. (CP)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Surat Pengantar Berkas

Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik